Kamis, 06 Maret 2014

Indri Paling Suka Treatment Mikrodermabrasi di Dee MD


            Hari Sabtu pagi, Indrie bersama ibunda tercinta sudah ‘nongkrong’ di ruang tunggu Klinik Dee MD di daerah Pondok Indah. Sambil menunggu giliran, Indri memanjakan diri dengan melakukan perawatan rambut di salon dan spa yang terletak di lantai 1. Kilinik Dee MD di Pondok Indah memang terintegrasi dengan salon dan spa, sehingga berkonsep ‘One Stop Relaxation n Treatment’.
Gadis berusia 27 tahun ini bercerita awalnya ia merasa kulitnya kusam dan banyak jerawat kecil. Setelah satu kali mikrodermabrasi, ia merasakan kulitnya jadi lebih halus dan cerah. “Hasilnya instan dan bertahan cukup lama”, ujarnya.

Ini adalah treatment ke-5 nya dengan jarak sekitar 2-3 bulan antar treatmentnya. Di rumah, Indrie juga menggunakan krim khusus untuk perawatan hariannya. “Saya jarang-jarang mikro kok, Cuma untuk menjaga supaya tetap cerah aja”, jawabnya ketika ditanya beberapa sering melakukan mikrodermabrasi.

Bekerja di perusahaan swasta yang bergerak di bidang kontraktor minyak dan gas bumi, membuat Indri harus selalu tampil sempurna. Beberapa klinik kecantikan telah didatanginya untuk merawat kulit wajahnya. “Indrie paling suka Mikrodermabrasi di Dee MD, perawatanya lengkap dan nyaman, hasilnya juga bisa lansung terlihat. Yang paling penting harganya terjangkau banget buat kantongku,”di sela tawanya.

Mikrodermabrasi, yang juga dikenal sebagai Diamond peel, menggunakan partikel-partikel kecil seperti mata berlian untuk mengangkat lapisan sel kulit mati. Setelah lapisan sel kulit mati ini diangkat, kulit wajah yang tadinya terlihat kusam akan menjadi lebih bersih, segar dan bercahaya. Mikrodermabrasi juga efektif untuk menghilangkan komedo tanpa rasa sakit, terutama di daerah hidung.

Setiap sesi berlangsung sekitar 15 sampai 20 menit. Rasanya sangat nyaman, tidak menyakiti kulit sama sekali. Kulit Anda mungkin akan sedikirt merah setelah prosedur, tetapi akan hilang setelah 1-2 jam. Anda dapat merias wajah segera setelahnya dan kembali melajtkan aktivitas seperti biasa.

Kebanyakan pasien sudah dapat merasakan perbedaannya setiap kali selesai perawatan mikrodermabrasi. Namun, hasil terbaik dapat dicapai setelah 5 sampai 6 kali perawatan. Dokter akan merekomendasikan jumlah perawatan yang sesuai untuk  jenis dan kondisi kulit.

Tidak hanya untuk kulit wajah, mikrodermabrasi juga bisa untuk mengatasi punggung yang kusam dan berjerawat, bekas luka di siku, lutut, dll.


Ibunda Indrie juga ikut merasakan terapi mikrodermabrasi, ia berharap flek di wajanhya bisa memudar. “Ini treatment ke -2, belum banyak perubahan di fleknya, tapi keseluruhan wajah sudah terlihat lebih cerah” ujarnya.  

Salam,
Team Dee MD Clinic
Cabang Pondok Indah 021-91760003
Cabang Daan Mogot 021-5643333
Cabang Kebun Jeruk 021-28886072

HUMUS UNTUK RAMBUT


Majalah TEMPO Edisi 20-26 februari 2012 Hal. 132-133

Kerontokan rambut bisa diterapi dengan plasma kaya platelet yang bersumber dari darah Anda sendiri. Aman dan relatif murah.


            Alunan musik instrumentalia lamat-lamat menemani Tom yang terlentang di klinik dokter Debby Intan, daan Mogot, Jakarta Barat. Siang itu, sabtu dua pekan lalu, pria 32 tahun ini hendak menjalani proses pemupukan rambut agar kerontokan berhenti dan rambutnya tumbuh kembali, pupuk diambil dan diolah dari darahnya Tom sendiri, mirip dedaunan yang menjadi humus bagi pohonnya. Sebagian kalangan medis menyebut pupuk ini Platelet Rich Plasma (PRP) atau plasma darah yang mengandung platelet tinggi.

“Ini terapi yang ke-12. Hasilnya menggembirakan.” Kata Tom kepada Tempo. “ Dibandingkan sebelumnya, sekarang rambutku terlihat lebih lebat dan garis rambut di dahi sudah menjorok ke depan.” Sebelum penyuntikan platelet, bagian kulit kepala Tom yang hendak disuntik dilumuri krim bius. Sambil menunggu krim bekerja, rambut ditutup dengan tudung tudung plastik bening sekitar satu jam. Saat menunggu itulah Debby mengambil darah dari lengan kanan Tom untuk diolah menjadi PRP.

Setelah saatnya tiba, tudung plastik disibak, dan Debby menyuntikkan sedikit demi sedikit plasma ke kuit kepala Tom. Suntuikkannya tidak terhitung, pokoknya sampai daerah yang dilumuri krim anastesi terjangkau semua. “Sakit, Tom?” Debby bertanya. Pasien yang tinggal di Pangeran jayakarta ini menjawab lirih, “Tidak Dok!”.

Amerika Serikat pada tahun 2008. Belakangan terapi ini dipraktekkan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. “Plasma kaya platelet adalah pengobatan terbaik untuk rambut rontok setelah Propecia (pil kerontokan rambut),” kata dokter Allan Feller dari Hair Loss Learning Center, New York.

Efektivitas terapi ini menjadi salah satu bahasan dalam “Symposium and workshop Cosmetic Dermatology Update : Everything About Hair” di Surabaya awal bulan ini. “Untuk mengatasi kerontokan rabut, keberhasilan plasma kaya platelet sekitar 70 persen, kata Lilik Norawati, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Angaktan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, membahas topik ini di acara tersebut. Selain mengatasi kerontokan rambut, terapi ini bisa digunakan untuk menebalkan rambut tipis. Ping-ping adalah pasien Debby yang ingin mengubah ‘rambut jagung’ miliknya kepala mengintip jelas saat rambutnya disisir, baik belah tengah maupun belah pinggir. Setelah enam kali terapi, ia merasa struktur rambutnya lebih tebal karena rambut baru mulai bermunculan. “Semoga kedepan rambutku tambah lebat,’ ujar warga Kapuk Muara, Jakarta ini.

TAPI apa sih PRP atau plasma kaya platelet itu? Plasma adalah bagian dari darah yang berwarna bening setelah darah diolah dengan alat centrifuge. Dalam plasma ini diantaranya terdapat platelet atau lebih kita kenal dengan trombosit (keping darah). Nah, PRP adalah plasma yang jumlah trombositnya diperbanyak.
Kenapa harus diperbanyak? Karena trombosit mengandung banyak faktor pertumbuhan. Faktor itu antra lain endotel vaskular (zat yang meransang pembentukan pembuluh darah baru), derivat trombosit (zat yang menstimulasi produksi sel-sel jaringan ikat), dan sitokin (zat pengaturan imunitas dan peradangan). Ini semua penting untuk penyembuhan atau regenerasi jaringan.

Zat-zat itulah yang selama ini berjasa menggantikan sel-sel tubuh kita yang rusak dengan sel baru, termasuk di rambut. Sel-sel di rambut karena satu dan lain hal mati suri kini bisa dibangkitkan lagi dengan menyuntikkan sel-sel pertumbuhan itu ke sana. Agar PRP benar-benar bekerja, pasien tidak boleh mencuci rambut selama empat jam stelah penyuntikan.

Tindakan itu perlu diulang beberpa kali. “Hasil optimal akan terlihat stelah 5-7 kali tindakan, “ ujar Lilik Norawati. Jarak dari satu penyuntikan ke penyuntikan berikutnya adalah 2-4 pekan. Tapi tak perlu menunggu selama itu untuk bisa melihat hasilnya. Setelah 1-2 kali tindakan, akan terlihat akar rambut baru berupa bintik-bintik hitam pada permukaan kulit kepala. Setelah tiga kali tindakan, akan terliaht pertumbuhan rambut halus.

Setelah kerontokan diatasi, pasien perlu melakukan pemeliharaan dengan penyuntikan PRP 1-2 kali setahun. Menurut Lilik Norawati, terpai ini bisa dilakukan terhadap semua orang, termasuk penderita diabetes. Aman, karena tidak ada resiko penularan penyakit ataupun resiko alergi. Maklum, bahan aslinya bersal dari darah sendiri.

Selain aman, terapi ini tergolong murah. Sekali penyuntikan biayanya Rp. 1 jutaan. Bandingkan dengan teknik cangkok rambut, yang bisa menelan rp. 20juta, meski angka keberhasilannya diklaim lebih dari 70 persen. “ Enggak kuat duitnya,”ujar Tom yang sebelumnya telah gagal mengatasi kerontokan rambut dengan akupuntur, laser, serta beragam tonik penguat rambut.


Keterbatasan terapi PRP tetaplah ada. Agar tak mengecewakan, sebelumnya terapi diberikan, Debby akan mengecek kondisi kulit rambut si pasien dengan alat pendeteksi kulit yang hasilnya bisa dilihat di layar komputer. Jika masih terlihat calon akar berupa bintik-bintik hitam dibawah kulit, harapan bahwa rambut akan tumbuh masih ada. Namun, jika akar rambut sudah tidak ada, apalgi bila kulit kepala sudah licin, kata Debby, “Saya harus berani menyatakan terapi ini tak bisa dilakukan.”

Salam,
Team Dee MD Clinic
Cabang Pondok Indah 021-91760003
Cabang Daan Mogot 021-5643333
Cabang Kebun Jeruk 021-28886072

Teknologi Tanam Benang Miracle Lift 4D



Teknologi Tanam Benang atau istilah kerennya “Thread Lift”, kini digemari oleh hampir semua wanita dan pria yang ingin menjaga kulit wajahnya tetap kencang meskipun usia dan faktor stres terus bertambah. Pilihan mereka jatuh pada Tanam Benang karena prosedur ini diyakini aman, bukan operasi, simple, minimal efek samping, waktu pemulihannya sangat cepat dan biaya relatif lebih terjangkau.

Jenis dan prosedur Tanam Benang ini pun sangat bervariasi baik model, bentuk, bahan baku benang, daya “angkat”, daya tahan, fungsi maupun tingkat kesulitan teknik pemasangannya. Yang terpenting adalah kita harus tepat dalam memilih jenis benang mana yang tepat untuk setiap masalah yang ada. Tentunya setiap orang membutuhkan benang yang berbeda-beda, tergantung masalahnya.

Miracle Lift 4D adalah teknologi pengembangan Tanam Benang terbaru dari Korea yang mempunyai fungsi untuk “meng-angkat” atau “me-naik-kan” posisi kulit yang sudah turun atau kendur ke posisinya semula. Keistimewaan benang ini adalah mempunyai kait di ke empat sisinya, sehingga mempunyai daya “angkat” yang lebih kuat.

Miracle Lift 4D akan meransang pembentukan kolagen baru dan juga melancarkan vaskularisasi sehingga kulit terlihat lebih segar, kencang, sehat dan muda.

Hasil Miracle Lift 4D akan langsung terlihat setelah proses penanaman benang dan semakin baik setelah 2 minggu. Efek samping yang paling sering terjadi adalah memar dan bengkak yang akan menghilang dengan sendirinya dalam 3-14 hari. Efek samping ini jauh lebih ringan dibandingkan tindakan operasi.


Miracle Lift 4D akan bertahan selama 18-24 bulan sebelum diserap sempurna oleh tubuh. Setelah terserap sempurna, posisi kulit pun akan tetap dipertahankan di posisi yang sama. 


Salam,
Team Dee MD Clinic
Cabang Pondok Indah 021-91760003
Cabang Daan Mogot 021-5643333
Cabang Kebun Jeruk 021-28886072

Rahasia DJ AY Claudia Selalu Tampil Segar dan Cantik



Berbagai aktivitas dilakoni oleh wanita berusia 27 tahun ini. Sebut saja beberapa judul sinetron (FTV)  ‘Cinta Bang Thoyib dan Zubaedah dan Miranda’. Juga di film layar lebar seperti ‘Tulalit’ dan beberapa judul lain.

Lalu Ay, panggilan akrabnya juga pernah jadi presenter acara ‘Bursa Musik Indonesia’ dan Klinik Kesehatan’ di JakTv.

Kemampuannya pun diuji dengan menjadi model, penyanyi dan yang paling disukainya adalah menjadi Female Disk Jockey (FDJ).

Sebagai penyanyi pendatang baru, Ay Claudia menawarkan konsep yang tidak biasa. Yakni perpaduan antara dangdut dengan irama menghentak dari turn table yang biasa diramu seorang DJ.

Sukses di karir, tapi sayangnya tidak berjalan lancar di kehidupan rumah tangganya. Ay terpaksa menjadi single parent untuk Christin Claudia, putrinya yang berumur 2 tahun.

Karena aktivitasnya yang segudang dan profesi sebagai FDJ membuat Ay sering berpergian keluar kota dan berkerja sampai larut malam. Hal ini tentu saja mempengaruhi kesehatan dan penampilannya mulai menurun.
“Yang paling kelihatan tuh, kantung mata, capek dikit aja, lansung deh cekung dan terlihat gelap.” Ungkapnya. “ Untungnya saja ada ‘Miracle Lift’. Muka jadi kelihatan lebih segar, tapi ga perlu absen kerja. Pulang perawatan aku bisa langsung nge-DJ’.

Miracle Lift merupakan pengenbangan teknologi terbaru tanam benang yang efektif untuk mengangkat kulit wajah yang kendur, meremajakan dan merangsang kolagen.

“Aku sukanya yang alami, ga berani deh kalo operasi. Saya cocok sama Dee MD karena perawatannya alami dan downtimenya cepat.’ ujarnya. 

Salam,
Team Dee MD Clinic
Cabang Pondok Indah 021-91760003
Cabang Daan Mogot 021-5643333
Cabang Kebun Jeruk 021-28886072

Penelitian Terbaru Harvard: Apakah BOTOX aman?



BOTOX telah digunakan untuk banyak hal, mulai dari mengatasi sakit kepala sampai keringat berlebihan, dan Harvard turut mempelajari keamanannya.

Dengan berkembangnya berbagai studi yang menyatakan BOTOX dapat digunakan sebagai terapi depresi, menghilangkan kerut, mengurangi produksi keringat berlebihan bahkan dapat mengatasi gangguan kandung kemih, Harvard juga tertarik untuk mempelajarinya.

Harvard Medical School menyatakan ada 7 tipe Botulinum. Type A dan B telah dinyatakan aman untuk terapi dan kosmetik oleh US Food and Drug Administration (FDA).

“Botulinum Toxin tidak menyebabkan kematian sel saraf melainkan hanya memblok sinyal dari sel saraf ke otot”, ujar Min Dong, Instruktur Departemen Mikrobiologi-Imunologi dan Divisi NeuroScience di New England Primate Research Center. “Secara Umum BOTOX aman digunakan. Tetapi penelitian lebih lanjut tetap diperlukan.”sambungnya.

BOTOX telah terjual sebanyak 475 juta dollar di Amerika Serikat dan Allergen (Produsen BOTOX) menguasai seperempat penjualan.

Salam,
Team Dee MD Clinic
Cabang Pondok Indah 021-91760003
Cabang Daan Mogot 021-5643333
Cabang Kebun Jeruk 021-28886072